Kartu Merah Serta Blunder Untuk MU, Apa Kata Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer kini sudah menyoroti menilai pemain dari Manchester United yang sudah kehilangan fokus pada beberapa momen dalam laga kontra Young Boys. Celakanya, momen itu juga kemudian menjadi petaka dan United pun akhirnya menelan kekalahan.

United yang sudah berjumpa dengan Young Boys pada matchday ke-1 Grup F Liga Champions 2021/2022, Selasa (14/9/2021) dini hari WIB. Pada duel di dalam Stadion Wankdorf (Bern, Swiss) itu, Setan Merah akhirnya kalah dengan skor akhir 2-1.

Dua gol yang sudah bersarang di gawang dari  David de Gea dicetak oleh Moumi Ngamaleu dan Jordan Siebacheu. Sebelum dua gol itu, United juga sudah unggul lebih dulu setelah Cristiano Ronaldo mencatatkan sebuah gol ketiganya dalam dua laga terakhir.

Ceroboh!

Solskjaer pantas kecewa dengan performa para pemain Manchester United. Sebab, ada begitu banyak kesalahan yang dilakukan. Pemain United seperti tidak belajar dari kesalahan di masa lalu.

“Kurang konsentrasi, membuat kesalahan dan Anda mendapat hukuman. Anda habis. Kami melakukannya tahun lalu, kami kebobolan dua serangan balik yang ceroboh melawan Basaksehir,” kata Solskjaer.

“Hari ini, kami kalah pada detik-detik akhir laga,” ucap Solskjaer. Gol kedua Young Boys tercipta pada menit 90+5, sesaat sebelum laga usai.

Blunder Lingard dan Kartu Merah Wan-Bissaka

Wan-Bissaka mendapat kartu merah pada menit ke-35, usai melepas tekel yang sembrono. Sedangkan, gol kedua Young Boys tercipta lewat ‘assist’ Lingard. Lantas, apa kata Solskjaer?

“Jesse ingin bermain aman dan salah menempatkan umpan, kebobolan gol, itu terjadi dalam sepak bola. Jika Jesse mendapat kesempatan itu lagi, dia berbalik, memutar, dan menendang bola ke arah lain,” kata Solskjaer.

“Disiplin adalah kuncinya. Sebagian besar dari permainan Aaron biasanya adalah seorang dengan tekel yang sangat cerdik, salah satu yang terbaik di dunia,” sambungnya.

Sulitkan Diri Sendiri

Jalan United di fase grup Liga Champions masih panjang. Namun, kekalahan atas Young Boys diakui Solskjaer membuat jalan mereka bakal sulit.

“Kami telah membuat tugas yang lebih sulit, kami melakukannya tahun lalu ketika semua orang mengira kami lolos setelah dua pertandingan (melawan PSG dan RB Leipzig),” kata Solskjaer.

“Anda membutuhkan 10 atau 12 poin, menangkan pertandingan kandang Anda, satu poin di laga tandang. Kami kehilangan kesempatan itu,” tutup Solskjaer.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *