Lebih dari 11.000 kasus COVID-19 baru di Malaysia untuk hari kedua berturut-turut

 

 

Malaysia melaporkan 11.618 kasus COVID-19 baru pada Rabu (14 Juli), rekor lain ketika negara itu berjuang untuk membendung peningkatan tajam dalam infeksi baru.

 

Ini terjadi satu hari setelah rekor sebelumnya 11.079 kasus baru pada hari Selasa dan merupakan rekor keempat Malaysia dalam waktu kurang dari seminggu.

 

Lebih dari setengah kasus baru sekali lagi berasal dari daerah Lembah Klang, dengan 5.051 di Selangor dan 1.749 di Kuala Lumpur.  Ada juga 1.537 infeksi baru di negara bagian tetangga, Negeri Sembilan.

 

Melaka dan Johor masing-masing mencatat 526 dan 396 kasus sementara Penang mencatat 210 infeksi.

 

Ada juga 118 kematian lagi, menjadikan jumlah kematian nasional menjadi 6.503.  Tiga belas dari mereka diklasifikasikan sebagai “dibawa mati” karena mereka tidak meninggal di rumah sakit.

 

Sebanyak 878 pasien berada di unit perawatan intensif, dengan 432 membutuhkan bantuan pernapasan.

 

Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah pada hari Selasa mengatakan peningkatan kasus baru disebabkan oleh peningkatan pengujian COVID-19.

 

Lebih dari 131.700 tes COVID-19 dilakukan pada 13 Juli, jumlah tertinggi dalam dua minggu terakhir.

 

Dr Noor Hisham juga menekankan bahwa vaksinasi adalah solusi untuk pandemi COVID-19 dan mendesak lebih banyak orang Malaysia untuk mendapatkan suntikan mereka.

 

Malaysia memasuki penguncian nasional ketiganya pada 1 Juni, tak lama setelah menembus angka 9.000 untuk kasus baru untuk pertama kalinya pada 29 Mei.

 

Angka mencapai level rekor lagi pada 9 Juli dan 10 Juli, dengan lebih dari 9.100 kasus setiap hari sebelum menembus angka 11.000 untuk pertama kalinya pada Selasa.

 

Hingga Rabu, Malaysia telah melaporkan total 867.567 kasus COVID-19, di mana 101.359 di antaranya saat ini aktif atau menular.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *