Marlon Motorycles Ducati ST2

Apa yang banyak orang sukai dari modifikasi, atau hanya tentang sesuatu yang kreatif? Marlon Motorcycles berhasil membangun sesuatu yang sedikit berbeda.

Dua motor modifikasi pertamanya terlihat rapi dan selesai dengan baik. Tapi Marlon mendorong sedikit pada motor ketiganya, mulai dari perjalanan 1000 mill ke Skotlandia untuk mendapatkan sebuah Ducati ST2 944.

Marlon Motorycles Ducati ST2

Bukan pilihan yang jelas mengingat L-Twin basah perlu banyak ubahan dan perbaikan. Tapi mereka suka sebuah tantangan, mengubah motor biasa menjadi istimewa.
37790691
“Saya ingin bodywork meniru bentuk bingkai teralis, menyembunyikan sebanyak mungkin pipa dan kabel itu sangat menantang. Ditambah lagi aku juga ingin motor ini bisa asyik dipakai, bukan sekedar motor pertunjukan,” katanya.

Marlon Motorycles Ducati ST2

Ada tambahan dari teralis tepat di atas mesin yang memanjang ke belakang untuk memenuhi sisa subframe baru. Menggabungkan garis dengan pipa segitiga bukanlah tugas mudah. Marlon malah membesar-besarkan hal itu dengan membentuk tangki bahan bakar dari buntut dengan bentuk yang sama.

Dari sisi suspensi juga benar-benar dirombak dengan Hyperpro pada bagian depan dan belakang. Barang stok Brembo masih menggigit baik pada bagian pengereman.

Honda CB550 Street Tracker, Good Wood!

Bagi pembuat furnitur profesional seperti Mike Gustafson Monnom, menggunakan kayu setiap hari merupakan kebutuhan. Tapi ketika dia menukar topi, berganti perannya menjadi builder.

Namun tak jauh-jauh dari kayu, karena memakai kayu pada motor custom sangat sulit dilakukan. Banyak kasus justru terlihat sangat buruk. Tapi dengan mata perancangnya, Mike mengambil kayu itu dari tanduk dan menciptakan street tracker CB550.

“Motor ini butuh banyak waktu, terutama saat menggabungkan bahan dan gagasan baru ke dalamnya,” ungkapnya.

Good Wood! Honda CB550 Street Tracker

Mike memasukkan beberapa elemen kayu ke dalam motornya, tapi dia juga ingin menjadikan motor tersebut agresif.

“Saya ingin garis street tracker dengan tampilan yang berani dan bersih,” tuturnya.

Elemen kayu di motor terinspirasi oleh kerudung kursi dan pelat nomor yang biasa ditemukan di balap motor flat tracker. Mike bermain dengan beberapa bentuk jenis kayu yang berbeda.

Good Wood! Honda CB550 Street Tracker

Ia menciptakan bentuk bending dari bentuk dan vakum yang tepat membentuk pelat nomor dan ini kayu.

“Saya menyukai motor ini dan cara kayu itu mengalir ke seluruh nuansa bangunan. Saat melihat profil motornya, ada garis yang berbeda dan mengalir di atas tangki ke jok kemudian dari ujung ekor,” tukasnya.

Mobil Jadul Ini Harganya Ngalahin Ferrari

Bro, enggak cuma tanah dan emas aja yang bisa dijadikan investasi masa depan, ternyata mobil klasik juga bisa kok. Seperti Aston Martin DBR1 contohnya. Mobil lawas tahun 1956 ini dapat dibilang menjadi mobil termahal di dunia!

Jadi gini, dalam sebuah lelang yang diadakan di RM Sotheby, Pebble Beach, California, mobil dengan jululakn kuda jingkrak ini berhasil dijual dengan harga yang tinggi banget, yaitu yakni 22,5 juta dollar atau Rp 296 milliar.

Nah karena itu deh mobil keluaran Inggris ini dinobatkan menjadi mobil termahal di dunia, bahkan mengalahkan saingannya, yakni Ferrari.

Emang wajar sih kalo mobil ini harganya mahal banget soalnya Ashton Martin DBR1 pernah mengikuti beberapa kejuaran tingkat internasional di tahun 1950-an.

Enggak cuma itu, mobil ini juga sangat cepat pada zamannya. Bayangin aja bro, mobil tahun 1956 ini menggunakan enam mesin silinder yang berkapasitas 2992 CC, Ashton Martin DBR1 dapat menghasilkan daya hingga 250 tenaga kuda.

Tapi sayangnya mobil ini enggak ada atapnya nih. Jadi siapin helm ya kalo lagi bawa mobil ini, biar muka lo enggak kena debu, hehe.