Begini Cara Polisi Menggerebek Judi Online

Kepolisian Restro Jakarta Utara melakukan reka ulang penggerebekan praktik judi poker online di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Warnet Cyber Shop, Jalan Muara Karang No 277, Penjaringan, Jakarta Utara. Penggerebekan dilakukan oleh aparat Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara, pada Sabtu (1/9/2012) lalu sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam reka ulang tersebut, menjelaskan awalnya aparat kepolisian berbusana preman mengetuk pintu TKP, tetapi tidak ada jawaban. Kemudian polisi mendobrak sebelah kanan sisi pintu, yang menuju tempat perjudian di lantai 2.

Di situ, ada tersangka bernama Ju Heng alias Aheng. Dia bertugas sebagai pemantau kondisi luar sekaligus orang yang mengizinkan tamu masuk dengan bermodalkan semacam tombol bel yang memberitahukan ke lantai 2. Jung Heng berhasil diamankan di lantai dasar.

Kemudian aparat menuju lantai 2, yang akhirnya berhasil mengamankan 9 tersangka. Sunardi Susanto alias Nardi (57), seorang pemain judi merasa panik saat pengerebekan lantas berusaha bersembunyi di lantai 3 yang hanya semacam plafon.

“Iya, saya panik kemudian bersembunyi ke atas. Saya saking takutnya,” katanya ditemui Kompas.com saat proses reka ulang, Senin (3/9/2012).

Nardi yang berprofesi sebagai penjual beli mobil mengaku baru kali pertama mengunjung tempat tersebut. Dia mengetahui tempat tersebut diperoleh dari temannya.

Dia membeli poin kepada Linda Gunawan (LG) sebagai kasir yang kerap pelayani penjudi. Saat itu di membeli poin sebanyak 2.000 seharga Rp 100 ribu. Sedangkan 1.000 poin seharga Rp 50 ribu. Nardi (57) yang beralamat di Pademangan Raya, RT 05/02, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara itu mengaku memiliki istri dan 1 anak.

“Saya dikasih tahu sama kawan, pada hari Rabu. Katanya ada buka baru permainan di sini. Ya, saya coba ke sini,” ujar Nardi.

Pola perjudian ini, yaitu pemain mesti membeli minimal 1.000 poin seharga Rp 50 ribu. Kemudian kasir Linda Gunawan sebagai kasir melayani dengan memberikan semacam kartu yang digesekan kepada salah satu perangkat komputer.

Kalah Judi “Online”, Yusharyanto Bikin Laporan Palsu ke Polisi

Kalah bermain judi pokerrepublik online hingga Rp 64 juta, Yusharyanto Kojongan pegawai di kantor Balai Pelayaan Penempatan dan Perlindungan TKI BP3TKI Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara merekayasa laporan palsu kepada Kepolisian Sektor Kemanan Pelabuhan KSKP Tunon Taka Nunukan.

Dalam laporannya warga Jl Pelabuhan Baru tersebut mengaku kehilangan uang sebanyak Rp 64 juta usai mengambil uang dari bank.

“Menurut dia, dia membawa uang didalam tas, ditinggal tidur kemudian tasnya hilang,” ujar Kasat Reskrim Polres Nunukan AKP Suparno Kamis (5/1/2016).

Kepolisian yang mengetahui latar belakang pelapor merupakan pemain judi online kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah melakukan reka ulang dan penyelidikan, kepolisian menemukan banyak kejanggalan.

Polisi kemudian melakukan interogasi secara intensif. Dari pemeriksaan pelaku mengaku bahwa telah menggelapkan uang tender dari pemerintah daerah untuk kegiatan katering pada SKPD Diknas, Dishutbun dan DKPP untuk berjudi online.

“Kami periksa rekening korannya. Kami dalami tadi malam dari rekening korannya dia mengaku menarik uangnya untuk judi online,” ujar Suparno.

Dari hasil pemeriksaan rekening koran, Yusharyanto beberapa kali melakukan transfer sejumlah uang kepada pengelola judi online sejak dari tanggal 1 Januari hingga 3 Januari 2017. Tercatat 4 kali pelaku melakukan transfer kepada pengelola judi online.

Terhadap tindakan pemalsuan laporan kepada polisi, Kepolisian Resort Nunukan menjerat pelaku dengan pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 2 bulan.

”Orang yang sebenarnya mengetahui tidak ada suatu kejadian tindak pidana, tapi dia melaporkan seolah-olah terjadi pindak pidana atau laporan palsu ancamannya 1 tahun 2 bulan,” ucap Suparno.

Ini Dia 3 Hal Tak terduga yang Terjadi di Synchronize Festival 2017

Siapa nih yang pada dateng ke festival musik lintas generasi dan genre, Synchronize Festival 2017, pada 8 Oktober kemarin? keren ya bro! mulai dari anak muda sampai yang tua aja pada dateng loh ke acara yang diselenggarakan selama 3 hari itu

syncfest

Saat acara itu, banyak banget hal enggak terduga yang terjadi. Enggak percaya? simak ulasannya di bawah ini bro.

 

Anak muda pun nonton Ebiet G. Ade

Ya lo pasti tau lah kalo musisi sekelas Ebiet pasti notabenenya merupakan musisi tua dan dinikmati oleh orang tua aja. Tapi kenyataanya enggak gitu loh, banyak juga anak-anak muda di Synchronize Festival 2017 tepatnya di District Stage yang nonton Ebiet.

 

Enggak cuma nonton doang, mereka juga fasih banget nyanyiin lagu-lagunya Ebiet. Keren kan! kalo menurut gue sih Ebiet emang legend bro.

 

Ada musik dangdut

Siapa yang bilang kalo dangdut itu merupakan musik kalangan bawah? salah besar! hal itu dibuktikan sendiri di Synchronize Festival 2017. Di situ, semua kalangan termasuk anak muda ikut dalam program Hello Dangdut di Synchronize Festival 2017. Dan jelas bro, mereka bangga banget karena melihat antusiasme anak muda yang mau ikut melestarikan musik asli Indonesia itu. Salute!

 

Ramai banget!

Lo tau? semua penonton di titik-titik panggung Synchronize Festival 2017 sangat merata. Enggak peduli itu musisi besar atau musisi yang belum terlalu tenar, semuanya ramai, dan penontonnya juga merata. Ini bukti kalo orang Indonesia banyak mengapresiasi karya-karya musik di tanah air. Dan tentu aja hal ini sangat menarik dan harus diapresiasi.

tags :

Sophia Latjuba Main Film Horor ‘Mereka yang Tak Terlihat’

Sepertinya tahun ini jadi kebangkitan film horor di box office Indonesia. Setelah Danur: I Can See Ghost mencetak rekor sebagai film horor terlaris, film-film dengan genre yang sama mulai bermunculan.

Danur mendapatkan sekitar 2,7 penonton dan menduduki peringkat kedua film indonesia terlaris tahun ini di bawah Warkop DKI Reborn: Part 2. Di bawahnya ada film Jailangkung dan Pengabdi Setan yang juga mampu menyedot lebih dari 2 juta penonton.

Mungkin tren itulah yang coba dimanfaatkan Skylar Pictures. Mereka baru aja merilis film ‘Mereka yang Tak Terlihat’ ke bioskop. Penasaran dengan ceritanya?

Lidya (Sophia Latjuba) adalah seorang single parent dari dua orang putrinya yang bernama Saras (Estelle Linden) dan Laras (Bianca Astrid). Usia Saras dengan Laras terpaut 5 tahun. Sedari kecil Saras tampak berbeda dibandingkan anak lain pada umumnya, Saras adalah seorang anak indigo, Saras bisa melihat makhluk-makhluk tak kasat mata seperti hantu ataupun jin dan sejenisnya. Namun hal ini dianggap tidak masuk akal oleh Lidya, sehingga membuat hubungan Lidya dengan Saras memiliki jarak.

mereka yang tak terlihat

Pada saat Saras berusia 17 tahun, Saras dua kali kesurupan dan hal ini membuat Lidya sangat khawatir dan meminta kakaknya yang bernama Tante Rima (Rowiena Umboh) yang seorang psikolog untuk menangani Saras. Namun, Tante Rima bersikeras ke Lidya bahwa hanya Lidya lah yang harus menangani Saras sebagai ibu kandungnya.

Suatu hari Saras didatangi oleh arwah penasaran bernama Dinda (Frisly Balqis), seorang siswi SMA yang meninggal karena dibully di sekolah oleh siswi lain bernama Citra (Aliyah Faizah). Semua orang menyangka kematian Dinda karena Dinda bunuh diri.

Namun arwah Dinda ingin meluruskan persepsi itu, dan meminta Saras untuk menemui ibunya yang bernama Dayu (Dayu Wijanto). Dinda ingin agar Dayu ikhlas merelakan kepergiannya dan memaafkan Citra yang selama ini dianggap Dayu sebagai penyebab kematian anaknya.

Hubungan Saras dengan Lidya semakin kritis ketika keduanya mengutarakan kekecewaan terhadap sikap masing-masing dan saling menyalahkan. Lidya menganggap Saras tidak pernah mau mendengarkan perkataanya sebagai orang tua, sementara Saras menganggap Lidya tidak pernah mau percaya dengan kemampuannya.

Keduanya bersikeras dengan pendapat mereka, hingga sebuah peristiwa besar terjadi dalam kehidupan keluarga mereka, hanya sebuah kata maaf yang dapat menyatukan keduanya.

Blokir 360 Situs Judi Online, Polisi Temukan 460 Rekening Penampung

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Mabes Polri menemukan ratusan situs judi poker online. Situs itu ditemukan selama penyelidikan satu minggu. Kini situs-situs itu telah diblokir agar tak bisa diakses.

“Dari hasil selama satu minggu kita temukan ada 360 situs yang menawarkan permainan judi, seperti sport, cano, loter, poker dan bola,” beber Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor Edison Simanjuntak di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2015).

Polisi juga menemukan 460 rekening yang digunakan sebagai penampung dana judi online. Untuk menelisik transaksi yang terjadi polisi berkoodinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Tujuannya agar transaksi ditunda dan berlaku efektif mulai Senin (25/5/2015) depan.

Langkah berikutnya, kata Victor, 460 rekening itu akan disebar ke sejumlah Polda dan Polres untuk ditelisik siapa pemiliknya. “Kalau pemilik rekening itu fiktif atau disamarkan, dipanggil tidak datang maka rekening akan diproses. Artinya uang akan diberikan kepada negara,” ungkap jenderal bintang satu itu.

Nilai transaksi judi online itu terbilang fantastis. Untuk satu akun penjudi yang telah terdaftar bisa mentrasfer lebih Rp50 juta. “Itu tergantung pemainnya, tapi untuk omzet belum kita ketahui harus berkoordinasi dulu dengan PPATK,” ucapnya. Kini ke-360 situs judi online itu telah diblokir oleh Kemenkominfo.

Victor menjelaskan, para calon-calon tersangka ini terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. “Predikat crime-nya perjudian. Hasil dari perjudian merupakan tindak pidana pencucian uang. Kalau ada bandar yang ditangkap, akan dikenakan pasal perjudian dan pencucian uang,” kata Victor.

Polres Jaksel Bongkar Judi Poker Online di Pejaten

Satuan Reserse Polres Jaksel membongkar praktik judi pokerrepublik online di Jl Amil 2, Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial A (25) ditangkap dalam penggerebekan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan, perjudian tersebut dibongkar setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Informasi tersebut kami selidiki, sehingga kemudian pelakunya kami amankan,” ujar Eko kepada detikcom, Jumat (18/11/2016).

Tersangka ditangkap tim Unit Jatanras yang dipimpin Iptu Fakva Yoga pada Kamis (17/11) sekitar pukul 21.30 WIB di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jaksel.

Menurut Eko, tersangka melakukan perjudian tersebut sejak Juli hingga pertengahan November 2016 tersebut melalui situs judi online www.inixxxxx.link.

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan di atasnya. Sejumlah barang bukti seperti buku tabungan dan kartu ATM disita polisi dari pelaku.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan atau Pasal 5 ayat (1) jo. Pasal 2 ayat (1) huruf t dan z UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Blade Runner, Film yang Membutuhkan Kesabaran Extra

Bro, udah pada nonton film bioskop terbaru ini belom? film ini sendiri merupakan film sekuel dari Blade Runner yang tayang pada tahun 1982 lalu. Film ini menceritakan kondisi bumi, tepatnya Los Angeles pada tahun 2049.

Jadi gini, ceritanya bumi baru aja nih terkena pemadam. Nah, para replikan yang tersisa ciptaan Tyrell Corporation yang saat itu bangkrut, jadi diburu deh dan dimusnahkan sama replikan ciptaan Wallace Corporation.

Blade Runner, Film yang Membutuhkan Kesabaran Extra

Salah satu replikan ciptaan Wallace ialah detektif KD6-3.7 yang diperankan oleh Ryan Gosling. Saat mau musnahin satu target replikan lama, dia nemuin peti yang isinya ada tulang belulang. Nah, dari situlah ceritanya dimulai.

 

Dialognya banyak banget

Kalo lo berpikir film ini penuh dengan aksi, wah lo salah besar bro. Film ini malah lebih banyak melihatkan dialog antar tiap pemainnya. Kalo lo tipikal orang yang enggak sabaran, bagian awal sampai tengah pasti bakal buat lo bosen. Soalnya di bagian itu jarang banget aksi-aksi yang menarik.

Enggak cuma itu juga sih, sebenarnya bagian tengah sama akhir juga masih banyak dialog. Tapi masih better lah, di part ini lebih banyak adegan aksinya.

Kalo lo nyimak semua dialognya, lo bakal terbawa suasana kok. Lo nanti dengan sendirinya bakal menebak-nebak siapa sosok yang sebenarnya dicari-cari di sepanjang film berdurasi 2 jam lebih ini.

 

Sinematografi yang keren abis

Sang sutadara emang sengaja buat film ini dengan mengangkat cerita yang mirip kayak film aslinya. Bedanya, plot twist ini bisa buat lo cukup gregetan.

Selain itu, yang menarik dari film ini ialah sinematografinya bro. Di film ini lo bisa ngeliat bumi yang udah hancur. Pokoknya, dalam film ini Los Angeles selalu dilanda hujan dan salju aja deh enggak ada yang lain.

Dan itu belum seberapa, kota San Diego lebih parah lagi. Di kota itu banyak banget reruntuhan bangunan dan sampah. Efeknya, semua pemandangan itu sukses buat film ini terlihat dark.

Di Tangerang Ada Destinasi Kandang Godzilla

Kaget ya dengarnya? Sama bro! Malah gue sebagai warga Tangerang baru tau nih ada destinasi wisata ini. Emang sih Tangerang bukan wilayah yang identik dengan wisata. Malah Tangerang lebih terkenal sama banyaknya pabrik dan industri. Macet, polusi dimana-mana, yaudah buat warga-warga Tangerang pikniknya ke mall aja deh.

Tapi itu dulu, sekarang Tangerang udah punya beberapa destinasi wisata yang oke loh, salah satunya Tebing Koja Kandang Godzilla. Padahal dulunya destinasi ini dianggap biasa aja, tapi sekarang jadi sangat mempesona.

Pasti lo pada bertanya kenapa sih dikasih nama Kandang Godzilla? Emang ada Godzillanya?

Ya enggak ada lah. Godzilla sendiri juga cuma makhluk buatan film semata. Kenapa dikasih nama Kandang Godzilla, karena atmosfir nya disini emang mirip kayak di film Godzilla bro!

Di Tangerang Ada Destinasi Kandang Godzilla

Untuk lokasinya sama seperti tempat antah berantah, ada tebing-tebing tinggi, kolam air alami dan juga banyaknya pepohonan yang mirip seperti habitatnya para Godzilla atau Dinosaurus.

Kandang Godzilla sendiri terletak di Desa Cisuka Tangerang. Tebing Koja Kandang Godzilla ini akan memperlihatkan lo tebing-tebing eksotis berpadu dengan kolam dan sawah yang hijau. Pokoknya kalo lo ke sini lo serasa berada di pedesaan yang asri. Kombinasi keindahannya juara banget,

Lo bisa berburu matahari terbenam di sini. Tapi lebih bagus lo datang ke sana pas matahari terbit. Soalnya lebih terasa alami dengan kabut-kabut tipis yang sejuk.

Kalo lo emang hobi fotografi, lebih bagus lo datang ke Tebing Koja Kandang Godzilla saat pagi. Siluet mentari pagi berpadu dengan embun-embun dan kabut tipis bakal buat suasana yang epic banget. Ditambah ada bulir-bulir padi yang makin buat nuansa pedesaan kian terasa.

Lokasi ini dulunya ternyata bekas tambang loh bro. Sekarang disulap jadi tempat wisata yang keren banget. Dengan bayar tiket Rp 2 ribu aja lo bisa menikmati Tebing Koja Kandang Godzilla. Jaraknya juga dekat dari Jakarta enggak sampe 2 jam, kalo enggak macet ya hehe.

Alasan Mengapa Lo Harus Naik Supermoto

Pada tahun 1979, sebuah perlombaan epik terjadi yang memang hanya sedikit orang yang ingat. Balapan tersebut disebut superbikes yang tujuannya adalah untuk menemukan pembalap yang paling kasar.

Dengan menggabungkan setiap disiplin balap, seperti balapan jalanan, motocross dan flat track, mereka berharap bisa menahbiskan pengendara terbaik yang bisa menguasai semuanya. Sedikit yang mereka tahu, itu akan menelurkan sebuah kelas pengendara yang sama sekali baru yang sekarang kita sebut Supermoto!

Jadi berikut ini adalah beberapa alasan utama mengapa lo perlu menambahkan Supermoto di garasi:

Supermoto memegang teguh sejarah dengan fleksibilitas yang paling banyak dari motor lain. Lo bisa lewati medan off-road, melompat, menjelajah kota hingga berpacu dan tentu saja terlihat keren saat parkir di Starbucks.

Alasan Mengapa Lo Harus Naik Supermoto

Itu hanya salah satu contoh saja, sebab motor genre tersebut melakukan semuanya dengan baik. Jika motocross bisa melompat di atas tanah, supersport lebih baik dalam hal menikung dan dual sport lebih enak dipakai bertualang, tapi supermoto bisa melakukan semuanya.

Untuk ketersediaannya, Suzuki membuat DRZ400 yang punya harga miring dan bisa dipakai on the road. Banyak pabrikan seperti KTM, Husqvarna dan Aprilia yang juga menawarkan supermoto pada jajaran dealer mereka.

Motor tersebut menawarkan manfaat banyak dari sisi manuver dan suspensinya. Bobot motor dengan pengereman yang mumpuni juga ditawarkan pabrikan. Seperti motor trail, supermoto juga punya torsi pendek yang memungkinkan akselerasi cepat.

Sekali tarik gas, roda depan dengan mudah naik. Perpaduan antara kelincahan hingga kemampuan melewati segala medan. Buat lo yang suka adventure, menaklukkan kemacetan juga bakal sangat mudah.

Ada kalanya juga supermoto menjadi alat untuk melatih kemampuan berkendara. Ada aspek berkendara yang bisa diterapkan dari supermoto ke atas superbike.

‘Blade Runner 2049’ Nggak Sesuai Harapan di Box Office

Film Blade Runner 2049 diproduksi Warner Bros. dengan harapan tinggi melewati film orisinalnya yang tayang pada 1982 silam. Tapi sayang film yang dibintangi Harrison Ford dan Ryan Reynolds ini enggak memulai debutnya dengan bagus.

Film fiksi ilmiah klasik itu berada di peringkat pertama box office Amerika Utara pekan ini dengan pemasukan US$ 31,5juta. Tapi itu belum memenuhi target pemasukan debut yang mencapai US$ 45 – US$ 50 juta.

Tentu hasil yang didapatkan Blade Runner 2049 cukup mengecewakan karena film ini dibuat dengan bujet US$ 150 juta dan mendapatkan ulasan bagus dari kritikus. Tapi pesona Harrison Ford dan Ryan Gosling ternyata belum cukup menarik penonton ke bioskop.

'Blade Runner 2049' Nggak Sesuai Harapan di Box Office

Blade Runner 2049 bercerita tentang seorang anggota polisi LAPD bernama K (Ryan Gosling) yang membongkar sebuah rahasia lama yang dapat memicu kekacauan besar. Hal ini lalu membawanya menemukan Rick Deckard (Harrison Ford), mantan anggota “Blade Runner” LAPD yang telah menghilang selama 30 tahun.