Hasil Penulusuran Situs Judi Poker Online

Dari hasil penelusuran yang saya lakukan termasuk dengan terpaksa menjadi member di beberapa situs judi poker online yang ada maka dapat saya simpulkan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian pemerintah :

  1. Pemerintah dalam hal ini departemen terkait, sangat minim melakukan upaya pencegahan (misal melalui pemblokiran sebagaimana yang dilakukan terhadap situs-situs pornografi). Hal tersebut dapat kita lihat dari adanya puluhan situs judi online yang bebas beroperasi lengkap dengan situs-situs referal dan situs dari para agennya. Para pengelola situs tersebut bahkan dengan terang-terangan mempromosikan situsnya melalui fasilitas iklan berbayar yang disediakan oleh salah satu situs mesin pencari (Search Engine) yang sangat terkenal. Kiranya pemerintah perlu melakukan tindakan tegas terhadap situs mesin pencari tersebut karena telah membiarkan fasilitas iklan berbayar yang disediakannya digunakan untuk mempromosikan tindak kejahatan perjudian yang dilarang di negara kita.
  2. Penyalahgunaan fasilitas perbankan. Maraknya perjudian online di negara kita tentunya tidak bisa dilepaskan dari adanya berbagai fasilitas perbankan yang ada saat ini seperti ATM, internet banking, mobile banking dll. Dengan berbagai fasilitas perbankan yang ada saat ini maka hal itu memudahkan proses pembayaran dari pihak pemain kepada pihak pengelola dan sebaliknya.

Dari penelusuran yang saya lakukan maka dapat saya simpulkan bahwa bahwa hampir semua pengelola situs judi yang ada selalu mempersyaratkan adanya rekening di satu bank swasta nasional tertentu pada waktu pendaftaran. Saya tidak akan berspekulasi apakah pihak bank tersebut telah mengetahui dan membiarkan atau tidak mengetahui bahwa fasilitas perbankan yang dikelolanya telah disalahgunakan oleh nasabahnya. Namun penyalahgunaan fasilitas perbankan tersebut seharusnya perlu disikapi oleh pemerintah dengan tegas. Meskipun tidak ada angka pasti jumlah perputaran dana dalam perjudian online tetapi bila melihat variasi permainan yang ada saya kira dana yang berputar adalah amat sangat besar. Kita tentu tidak menginginkan bank-bank yang beroperasi di Indonesia digunakan sebagai tempat pencucian uang oleh para penjahat.

  1. Dengan melihat besarnya deposit minimum hanya Rp. 200.000,- (mendapatkan 2000 coin / Rp. 100 per coin) dan variasi permainan yang bernilai 10 coin, 25 coin, 50 coin, 100 coin, 250 coin dan seterusnya maka sasaran yang dituju oleh pihak pengelola tentu bukan hanya golongan orang yang berpenghasilan cukup saja tetapi juga para pelajar dan mahasiswa. Hal tersebut seharusnya mendapat perhatian yang serius dari pemerintah untuk segera bertindak tegas dalam pemberantasan perjudian online.
  2. Dengan lemahnya penegakan hukum di negara kita maka sampai saat ini para pengelola situs-situs perjudian online yang ada masih dapat dengan tenang dan nyaman menjalankan aktivitasnya. Masyarakat tentu sangat mengharapkan pemerintah dapat segera mengambil tindakan tegas terhadap para pengelola situs perjudian online yang beroperasi di negara kita. Dengan teknologi dan kemampuan yang ada, saya yakin pemerintah dapat segera memberantas atau setidaknya mengurangi dan mencegah aktifitasnya.

Para pengelola situs judi online tidak menutup kemungkinan adalah para sindikat judi internasional yang beroperasi di Indonesia. Dalam hal ini pemerintah juga perlu melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap para pendatang yang menyalahgunakan visa kunjungannya untuk melakukan aktivitas perjudian di negara kita.

Maraknya Situs Judi Online Di Negeri Ini

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi, perjudian pokerrepublik di Indonesia pun mengalami perkembangan metode / caranya. Sekarang ini orang berjudi – khususnya jenis judi sebagaimana yang dimaksud dalam Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1981 Pasal 1 Ayat (1) butir (a) Perjudian di Kasino, yang antara lain meliputi: Roulette, Blackjack, Baccarat, Jackpot, Poker dll, serta perjudian yang terkait dengan hasil pertandingan sepak bola – tidak perlu lagi bertemu di satu tempat untuk melakukan perjudian. Dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta fasilitas perbankan yang ada saat ini maka cara berjudipun mengalami perkembangan yaitu dalam bentuk perjudian online. Dengan sistem online, perjudian menjadi lebih mudah dilakukan, cepat (real time), tidak dibatasi ruang dan waktu serta lebih “aman” dibandingkan dengan perjudian konvensional yang selama ini dikenal masyarakat. Kemudahan – kemudahan ini tentu saja menjadikan perjudian online semakin tumbuh subur di negeri kita.

Saya sengaja menggunakan kata “pembiaran” karena pada kenyataannya pemerintah memang membiarkan menjamurnya situs judi online atau setidaknya tidak berupaya secara maksimum dalam mencegah pertumbuhannya. Pembiaran ini tentu saja sama artinya dengan membiarkan dilakukannya tindak kejahatan di tengah-tengah masyarakat. Lebih jauh lagi, pembiaran tersebut pada akhirnya akan sangat membahayakan bangsa ini karena dapat menciptakan sikap masyarakat yang permisif terhadap tindak kejahatan.

Untuk memberikan gambaran yang lebih nyata, saya mencoba melakukan penelusuran terhadap aktifitas perjudian online dengan cara yang amat sangat sederhana dan primitif sekali yaitu dengan penelusuran menggunakan salah satu situs search engine yang sangat terkenal dengan keywords: Judi Online, Bolatangkas Online dan Judi Poker Online (silakan menggunakan keywords lainnya karena situs-situs perjudian online sebenarnya sangat mudah kita temukan).

Promosikan Situs Judi Online, Zaskia Gotik Bisa Dipidana?

Pedangdut Zaskia Gotik kembali bikin heboh publik karena kemunculannya di sebuah video yang viral di media sosial. Pada video berdurasi sekitar 27 detik itu, Zaskia mempromosikan situs judi poker online, pokerrepublik.

Apakah Zaskia Gotik bisa dipidana?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya tidak bisa gegabah memidanakan seseorang. Polisi terlebih dulu akan menyelidiki temuan tersebut.

“Nanti kita cek ya, kita lihat dulu seperti apa, unsurnya seperti apa, nanti siapa yang membuat itu,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Menurut dia, pihaknya telah memiliki tim Cyber Patrol yang bertugas untuk menelusuri tindak pidana melalui dunia maya. Polisi bisa menindak situs judi online setelah memiliki bukti yang kuat terkait tindak pidana yang dilakukan.

Sementara, dalam kasus Zaskia, polisi harus hati-hati. Sebab, bisa saja pedangdut yang terkenal dengan goyang itiknya itu hanya dicatut namanya untuk memopulerkan situs judi online tersebut.

“(Praktik judi online) Bisa (ditindak). Ya ini kita lihat dulu, siapa tahu menggunakan posting-an palsu,” kata Argo.

Modus Kekinian Judi Online, Bisnis Haram Berkedok Gim

Situs judi pokerrepublik online bergentayangan di dunia maya. Menjerat korbannya dengan permainan baccarat, poker, koprok, roulette, taruhan bola, blackjack, kiukick, balap kuda, sampai sabung ayam yang disiarkan secara langsung via livestreaming.

Aksesnya pun sangat mudah, bisa lewat komputer jinjing bahkan telepon seluler. Pemain cukup mendaftar, top up saldo, taruhan bisa segera dimulai. Recehan hingga jutaan rupiah dipertaruhkan. Saat pemain kalah, bandar pun girang.

Judi online ternyata bisnis besar. Nilainya sampai triliunan rupiah. Kepala Unit IV Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, Kompol Fian Yunus mengatakan, fenomena judi online kian menjamur. Modus kekinian jauh lebih canggih dari sebelumnya.

Kompol Fian mengatakan, pada tahun 2010, polisi dengan mudah dapat melacak keberadaan sindikat judi online di Indonesia. Saat itu, akses internet belum sebebas dan semudah saat ini. “Pemainnya menggunakan warnet untuk mengakses situs judi,” kata Kompol Fian Yunus kepada Liputan6.com di Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Bandar menggunakan semacam SMS gateaway untuk menyebar pesan singkat menggunakan broadcast messages ke sekian ribu nomor telepon. Penerima yang tergoda diarahkan ke situs judi. “Saat itu rata-rata yang direkrut sebagai agen itu adalah pihak warnet,” kata dia.

Agar lolos dari pelacakan polisi, sindikat judi online menggunakan cara operasi berbeda. Mereka memindahkan server ke sejumlah negara tetangga, seperti Kamboja, Thailand, Filipina dan Singapura.

“Mereka sewa server di sana, buat server di sana. Kemudian mereka memasukkan konten-konten berbahasa Indonesia sehingga bisa diakses oleh orang Indonesia,” tambah dia.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa ada sejumlah WNI yang menjadi dedengkot sindikat judi online lintas negara. Mereka memboyong anak buah dari Indonesia untuk dipekerjakan di luar negeri.

Pekerja dari Indonesia direkrut untuk mengerjakan tugas operasional, dari maintenance, pembaruan (update), atau menjadi semacam customer service.

Kemudian, pekerja itu pulang ke Indonesia dan menjadi agen di dalam negeri. Tugas mereka pun bertambah, yakni wajib menghimpun rekening bodong.

Caranya, dengan memberikan iming-iming uang pada sejumlah orang, agar memberikan identitasnya untuk membuka rekening baru untuk menampung uang dari para pemain.

“Uang yang ditawarkan antara Rp 1,5 juta sampai Rp 5 juta. Tapi sekarang naik menjadi Rp 2,5 juta hingga Rp 7,5 juta untuk mendapatkan satu rekening,” kata Kompol Fian.

Para agen akan mengganti rekening-rekeningnya tersebut secara berkala. Satu rekening hanya akan dipakai dalam hitungan bulan. Tujuannya, untuk menghindari pelacakan polisi.

Kompol Fian mengakui, untuk menangkapnya otak dan pemodal bisnis ilegal judi online bukan perkara gampang. ‘Telinga dan mata’ mereka ada dimana-mana. Saat ditargetkan mereka pun kabur.

“Kalau mereka sudah tahu sedang diawasi, mereka tidak pulang. Hanya berpindah-pindah negara untuk memperpanjang visa,” kata Fian.

Polisi juga menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir situs-situs judi online yang dapat diakses di internet. Namun, otak dibalik bisnis judi online selicin belut. Mereka punya cara untuk mengelak. Caranya, dengan membuat situs-situs baru berkonten serupa dengan yang sudah diblokir.

“Konten websitenya sama, hanya namanya yang beda. Sehingga mereka lepas dari pemblokiran yang dilakukan dari Kemkominfo. Setelah lepas, mereka bisa tetap bisa menjalankan operasinya,” kata Kompol Fian. 

Pada 2015 ada 5 kasus yang ditangani Sub Direktorat Cyber Crime Polda Metro Jaya. Sementara, pada 2016 ada tiga kasus.

Pada 19 Januari 2017 Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya membekuk agen judi online yang bermarkas di Jakarta Pusat. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan sindikat yang bermarkas di Kamboja.

Mereka diancam dengan pasal berlapis yakni, pasal 27 ayat (2) jo pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan atau Transaksi Elektronik (ITE), pasal 3, 4, 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, dan atau pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukumannya mencapai 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Kompol Fian menegaskan, praktik judi online adalah kejahatan lintas negara. Untuk memberantas hingga ke akar-akarnya, kerja sama antarpihak mutlak dibutuhkan termasuk dengan Bea Cukai, Imigrasi, PPATK, dan Aseanapol atau polisi ASEAN.

Apalagi, dia menambahkan, judi online tak boleh diremehkan. Padahal jika terus diabaikan, dalam jangka panjang perekonomian negara akan terancam.

“Bayangkan jika pemasukan dari judi online Rp 1 triliun per bulan lalu digunakan untuk pembangunan properti di Indonesia,apa tidak keok itu properti lain yang setengah mati cari pinjaman kredit,” kata Kompol Fian.

Rumor Transfer Kane, Nggak Ada Yang Bilang ‘Nggak’ Ke Real Madrid

Rumor ketertarikan besar Real Madrid merekrut Harry Kane dari Tottenham Hotspur sudah dipercaya banyak pihak bukan sekadar kabar biasa.

Bahkan pemain yang pernah bermain di dua tim itu, Rafael Van der Vaart percaya ini adalah sinyal minat besar Madrid membawa striker yang lagi hot-hotnya itu guna menambah lini serang El Real makin menakutkan.

Vaart percaya Kane bakalan tergoda untuk bermain di Santiago Bernabeu. Karena menurutnya tak ada pemain yang bisa menolak gabung ke tim raksasa La Liga tersebut.

kane

“Persoalannya adalah nggak ada yang bilang nggak kepada Real Madrid,” ungkap pemain berdarah Belanda itu pada Triball Football.

Tapi eks pemain Madrid, Spurs, Hamburg SV sampai Ajax itu mengatakan lebih suka Kane bertahan di White Hart Lane. Spurs adalah tempat pas untuk berkembang dengan jaminan jam bermain.

“Tapi ketika melihat Kane sekarang di Tottenham , klub akan semakin besar, bisa memenangkan liga, mungkin Liga Champions dan punya stadion baru. Itu menyenangkan,” sambungnya.

“Aku berharap dia bertahan. Madrid tentu adalah sesuatu yang spesial tapi Spurs juga istimewa untuknya.”

Harga Kane dinilai sudah melonjak drastis. Banyak pengamat menilai banderol striker Inggris yang pernah membela Leicester City ini sudah semahal Neymar Jr.

Namun ketertarikan Presiden Madrid, Florentino Perez kabarnya sudah membuat tim akan menawar resmi sang pemain di bursa awal tahun. Perez juga tak gentar dengan banderol tinggi Kane.

Tolak Pensiun Di MU, Mourinho Isyarat Ke PSG

Jose Mourinho mengeluarkan pernyataan yang mungkin akan membuat gusar fans MU usai laga imbang kontra Liverpool di Anfield akhir pekan lalu.

Mou memastikan ogah menjadikan United pelabuhan terakhirnya. Dan beragam media internasional macam Buzz.ie juga meyakini bahwa Mou sebenarnya nggak betah-betah amat karena hubungannya dengan direktur klub Ed Woodward nggak harmonis.

“Hal yang perlu aku sampaikan adalah aku melatih dengan kecemasan, ambisi dan hasrat untuk melakukan hal baru terus,” ungkapnya.

mourinho

“Aku nggak yakin bakal menyelesaikan karier di MU,” sambung manajer Portugal ini.

Tapi yang bikin was-was fans mungkin adalah isyarat The Special One yang menyebut-nyebut Paris. Akankah ia memendam keinginan menangani PSG?

“Anak saya yang tinggal di London pergi ke Paris untuk menonton PSG dan dia tidak pergi ke Manchester,” katanya lagi.

“Mengapa Paris? Karena ada sesuatu yang spesial. Magis, kualitas, tim muda, dan itu fantastis,” ujarnya.

Nah lho….

Begini Cara Polisi Menggerebek Judi Online

Kepolisian Restro Jakarta Utara melakukan reka ulang penggerebekan praktik judi poker online di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Warnet Cyber Shop, Jalan Muara Karang No 277, Penjaringan, Jakarta Utara. Penggerebekan dilakukan oleh aparat Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara, pada Sabtu (1/9/2012) lalu sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam reka ulang tersebut, menjelaskan awalnya aparat kepolisian berbusana preman mengetuk pintu TKP, tetapi tidak ada jawaban. Kemudian polisi mendobrak sebelah kanan sisi pintu, yang menuju tempat perjudian di lantai 2.

Di situ, ada tersangka bernama Ju Heng alias Aheng. Dia bertugas sebagai pemantau kondisi luar sekaligus orang yang mengizinkan tamu masuk dengan bermodalkan semacam tombol bel yang memberitahukan ke lantai 2. Jung Heng berhasil diamankan di lantai dasar.

Kemudian aparat menuju lantai 2, yang akhirnya berhasil mengamankan 9 tersangka. Sunardi Susanto alias Nardi (57), seorang pemain judi merasa panik saat pengerebekan lantas berusaha bersembunyi di lantai 3 yang hanya semacam plafon.

“Iya, saya panik kemudian bersembunyi ke atas. Saya saking takutnya,” katanya ditemui Kompas.com saat proses reka ulang, Senin (3/9/2012).

Nardi yang berprofesi sebagai penjual beli mobil mengaku baru kali pertama mengunjung tempat tersebut. Dia mengetahui tempat tersebut diperoleh dari temannya.

Dia membeli poin kepada Linda Gunawan (LG) sebagai kasir yang kerap pelayani penjudi. Saat itu di membeli poin sebanyak 2.000 seharga Rp 100 ribu. Sedangkan 1.000 poin seharga Rp 50 ribu. Nardi (57) yang beralamat di Pademangan Raya, RT 05/02, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara itu mengaku memiliki istri dan 1 anak.

“Saya dikasih tahu sama kawan, pada hari Rabu. Katanya ada buka baru permainan di sini. Ya, saya coba ke sini,” ujar Nardi.

Pola perjudian ini, yaitu pemain mesti membeli minimal 1.000 poin seharga Rp 50 ribu. Kemudian kasir Linda Gunawan sebagai kasir melayani dengan memberikan semacam kartu yang digesekan kepada salah satu perangkat komputer.

Kalah Judi “Online”, Yusharyanto Bikin Laporan Palsu ke Polisi

Kalah bermain judi pokerrepublik online hingga Rp 64 juta, Yusharyanto Kojongan pegawai di kantor Balai Pelayaan Penempatan dan Perlindungan TKI BP3TKI Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara merekayasa laporan palsu kepada Kepolisian Sektor Kemanan Pelabuhan KSKP Tunon Taka Nunukan.

Dalam laporannya warga Jl Pelabuhan Baru tersebut mengaku kehilangan uang sebanyak Rp 64 juta usai mengambil uang dari bank.

“Menurut dia, dia membawa uang didalam tas, ditinggal tidur kemudian tasnya hilang,” ujar Kasat Reskrim Polres Nunukan AKP Suparno Kamis (5/1/2016).

Kepolisian yang mengetahui latar belakang pelapor merupakan pemain judi online kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah melakukan reka ulang dan penyelidikan, kepolisian menemukan banyak kejanggalan.

Polisi kemudian melakukan interogasi secara intensif. Dari pemeriksaan pelaku mengaku bahwa telah menggelapkan uang tender dari pemerintah daerah untuk kegiatan katering pada SKPD Diknas, Dishutbun dan DKPP untuk berjudi online.

“Kami periksa rekening korannya. Kami dalami tadi malam dari rekening korannya dia mengaku menarik uangnya untuk judi online,” ujar Suparno.

Dari hasil pemeriksaan rekening koran, Yusharyanto beberapa kali melakukan transfer sejumlah uang kepada pengelola judi online sejak dari tanggal 1 Januari hingga 3 Januari 2017. Tercatat 4 kali pelaku melakukan transfer kepada pengelola judi online.

Terhadap tindakan pemalsuan laporan kepada polisi, Kepolisian Resort Nunukan menjerat pelaku dengan pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 2 bulan.

”Orang yang sebenarnya mengetahui tidak ada suatu kejadian tindak pidana, tapi dia melaporkan seolah-olah terjadi pindak pidana atau laporan palsu ancamannya 1 tahun 2 bulan,” ucap Suparno.

Montella Masih Aman Pemecatan Usai Keok Di Derby Della Madoninna

Derby della Madoninna mengeluarkan Inter Milan sebagai pemenang atas tim sekota AC Milan. Tim asuhan Spalletti menang dramatis lewat hattrick Mauro Icardi yang menggulung pasukan Vicenzo Montella.

Montella digempur kritikan fans usai rentetan minor ditambah pentas Derby ia malah menuai hasil minor meski perlawanan Rossoneri patut dibanggakan.

Eks pelatih Fiorentina itu disebut-sebut tak aman dan sudah di ambang pemecatan. Tapi rupanya menurut CEO Il Diavolo Rosso, Marco Fassone, posisi Montella masih aman saja.

montella

“Kami akan ikut bersama dengan Vincenzo. Ketika kami membangun tim kami perlu memberi waktu,” ucap CEO plontos itu kepada Milan TV.

“Sekarang kami melihat tanda-tanda pertama yang positif,” ucap Fassone yang masih opti mis.

Masalahnya, Fassone sendiri disembur tak mengerti sepakbola. Ia dikritik adalah biang ketidakstabilan Milan meski sudah punya investor banyak uang hingga belanja mewah musim ini.

Fassone mengatakan, Milan akan terus mencoba percaya pada Montella. Setidaknya ada misi Montella dan Milan membawa tim finis di empat besar sampai akhir musim.

Setelah itu, lihat apa yang akan terjadi selanjutnya. “Montella akan sepenuhnya memiliki waktu untuk terus bekerja,” sambungnya.

Dalam derby sengit itu, Milan mencetak gol lewat gelandang mereka, Suso dan gol bunuh diri Samir Handanovic di Giuseppe Meazza.

Ini Dia 3 Hal Tak terduga yang Terjadi di Synchronize Festival 2017

Siapa nih yang pada dateng ke festival musik lintas generasi dan genre, Synchronize Festival 2017, pada 8 Oktober kemarin? keren ya bro! mulai dari anak muda sampai yang tua aja pada dateng loh ke acara yang diselenggarakan selama 3 hari itu

syncfest

Saat acara itu, banyak banget hal enggak terduga yang terjadi. Enggak percaya? simak ulasannya di bawah ini bro.

 

Anak muda pun nonton Ebiet G. Ade

Ya lo pasti tau lah kalo musisi sekelas Ebiet pasti notabenenya merupakan musisi tua dan dinikmati oleh orang tua aja. Tapi kenyataanya enggak gitu loh, banyak juga anak-anak muda di Synchronize Festival 2017 tepatnya di District Stage yang nonton Ebiet.

 

Enggak cuma nonton doang, mereka juga fasih banget nyanyiin lagu-lagunya Ebiet. Keren kan! kalo menurut gue sih Ebiet emang legend bro.

 

Ada musik dangdut

Siapa yang bilang kalo dangdut itu merupakan musik kalangan bawah? salah besar! hal itu dibuktikan sendiri di Synchronize Festival 2017. Di situ, semua kalangan termasuk anak muda ikut dalam program Hello Dangdut di Synchronize Festival 2017. Dan jelas bro, mereka bangga banget karena melihat antusiasme anak muda yang mau ikut melestarikan musik asli Indonesia itu. Salute!

 

Ramai banget!

Lo tau? semua penonton di titik-titik panggung Synchronize Festival 2017 sangat merata. Enggak peduli itu musisi besar atau musisi yang belum terlalu tenar, semuanya ramai, dan penontonnya juga merata. Ini bukti kalo orang Indonesia banyak mengapresiasi karya-karya musik di tanah air. Dan tentu aja hal ini sangat menarik dan harus diapresiasi.

tags :