250 toko Victoria’s Secret tutup karena pandemi virus korona

250 toko Victoria’s Secret tutup karena pandemi virus korona – Pandemi virus corona telah memaksa salah satu merek pakaian dalam besar dunia menutup ratusan toko. Karena penjualan terus menurun, Victoria’s Secret akan menutup tidak kurang dari 250 toko di Amerika Serikat dan Kanada. L Brands adalah perusahaan pemilik merek tersebut di Amerika Serikat, dan perusahaan tersebut telah melaporkan kerugian yang signifikan akibat COVID-19.

Pada kuartal pertama yang berakhir pada 2 Mei 2020, penjualan Victoria’s Secret turun 46%. Seperti dikutip dari Today, L Brands menyatakan bahwa meskipun akan lebih fokus pada manajemen inventaris dan menjual lebih banyak produk dengan harga reguler, artinya tidak ada diskon. Di saat yang sama, Bath & Body Works, brand perawatan tubuh yang juga milik L Brands, masih lebih beruntung. Penjualan Bath & Body Works di dalam toko turun hanya 18%.

Penjualan melalui online sebenarnya telah meningkat sebanyak 85%. Sebagian besar berasal dari pembelian hand sanitizer dan sabun tangan. Sebelum pandemi, sulit bagi Victoria’s Secret untuk meningkatkan penjualan. Hal tersebut dipicu dengan munculnya merek pakaian dalam yang memberikan konsep berbeda dalam menjelaskan seksi wanita. Selengkapnya silakan kunjungi link sumber yang dibawah ini.
Sumber : https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-5024490/250-toko-victorias-secret-tutup-akibat-pandemi-virus-corona

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *