Terancam Nya Pidana 10 Tahun Rumah Sakit Mitra Kalideres

Terancam Nya Pidana 10 Tahun Rumah Sakit Mitra Kalideres – Saat ini, kasus yang menimpa Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres yang menyebapkan bayi empat bulan Tiara Deborah Simanjorang meninggal dunia menyeret Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres ke dalam jalur hukum. Penyelidikan pun langsung segera di tangai oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan, hingga saat ini, polisi sedang mencari klarifikasi yang terkait kasus ini dan juga sudah beberapa pihak yang terlibat dalam kasus itu. Menurut beliua, semua saksi yang bersangkutan dengan kasus meninggalnya bayi empat bulan tersebut akan diperiksa. “Seperti rumah sakit, keluarga, seperti istri, dan suami. Semua yang bersangkutan dengan bayi bernama Tiara Deborah Simanjorang, pasti akan kita mintai keterangan,” kata dia di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/9). Sekarang ini, polisi akan melihat terlebih dahulu fakta-fakta hukumnya. Polisi juga membuat pasal yang sesuai dengan kejadian tersebut. Menurut Argo, dalam kasus ini, pihak RS Mitra Keluarga Kalideres terancam Pasal 190 UU Kesehatan.

“(Pasal itu) bersangkutan dengan yang membiarkan pasien yang harus ditangani padahal sakit berat,” kata Argo. Kondisi di rumah pasangan Rudiyanto Simanjorang dan Henny Silalahi, orang tua balita Tiara Debora Simanjorang di Jalan Jaung, Benda, Kota Tangerang, Ahad (10/9). Adapun pasal lainnya seperti 190 ayat 2 UU Kesehatan tersebut berbunyi, pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang melakukan praktik atau pekerjaan pada fasilitas pelayanan kesehatan yang dengan sengaja tidak memberikan pertolongan pertama terhadap pasien yang dalam keadaan gawat darurat yang mengakibatkan terjadinya kecacatan atau kematian, pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan tersebut dipidana dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Argo menambahkan, kasus ini disebutkan sebagai model A. Pihak kepolisian sendiri melakukan pelaporan sehingga tidak diperlukan keluarga korban untuk melakukan pelaporan. Selanjutnya laporan kasus tersebut ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Sebelumnya, Deborah dibawa kedua orang tuanya, Henny Silalahi dan Rudianto Simanjorang ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat oada Ahad (3/9) dini hari. Namun, karena keterbatasan biaya, orang tua Deborah tidak bisa membayar uang muka perawatan Deborah. Upaya mengajukan BPJS orang tua pun tidak berhasil lantaran RS Mitra Keluarga tersebut tidak bekerja sama dengan BPJS. Pihak RS Kalideres mengklaim telah memberikan perawatan semaksimal mungkin sembari mencarikan RS yang bekerja sama dengan BPJS. Namun, Deborah terlebih dahulu meninggal pada Ahad (3/9) pukul 10.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *